**Peringatan: Chapter ini mengandung konten eksplisit.**

Victoria Everhart adalah seorang pembohong bawaan.
Dia takut mengungkapkan perasaan aslinya, ahli dalam merangkai kebohongan dan menipu orang lain.
‘…Perasaan altruistik ini pasti tidak berasal dari kewajibanku sebagai seorang Saint, tetapi dari kekagumanku padamu.’
Bahkan sekarang, Victoria menelan kata-kata yang tidak terucap, berusaha menyembunyikan emosi memalukannya dan berinteraksi dengan Astal seperti biasanya.
Ini adalah kali pertama dia menyukai seseorang, dan kali pertama dia takut ditinggalkan oleh seseorang.
Alih-alih mengungkapkan cinta atau kasih sayang, Victoria melontarkan sindiran dan lelucon kasar, berusaha mengecilkan hati Astal.
‘Walau aku berbohong seperti ini sekarang… Setelah semua ini selesai, aku ingin mengakui perasaanku padamu dengan benar.’
Cinta yang canggung dan kekanak-kanakan.
Itulah bentuk cinta Victoria.
Dan sekarang, dia bergerak untuk mewujudkannya.