**Peringatan: Chapter ini mengandung konten eksplisit.**
“Semua sudah siap. Apakah kita bisa melanjutkan sekarang? Bukankah kita perlu kembali ke teman-teman kita?”
“Apa kau lagi-lagi membawa makanan? Kau memang konsisten seperti biasa.”
Victoria, yang baru saja menghilang entah ke mana, kini memegang tusuk sate yang terbuat dari ekor kadal di tangannya.
Bukan satu, tetapi beberapa, seolah-olah dia membeli dalam jumlah besar secara impulsif.
-Rasa ini… sangat enak…!
Pikiran dalam hatinya tampak jelas di wajahnya, sudut bibirnya terangkat penuh suka cita, bahkan terkekeh geli.
“Mau coba? Ekor kadal bayangan cukup sebagai hidangan istimewa.”
Victoria mengunyah dengan gigitan kecil seolah menawarkan aku secuil rasa, tetapi aku hanya menghela napas melihat pemandangan itu.
“Apa kau tidak terlalu percaya pada mantra penyamaran yang aku lakukan? Bagaimana jika mereka mengetahui kau adalah Sang Saint di sini?”
Kami berada di Tartarus, dunia iblis yang dipenuhi dengan iblis dan monster—tempat berbahaya yang akhirnya kami capai atas perintah kaisar untuk menaklukkan Raja Iblis.